5 Tips Memilih Desain Rumah Minimalis untuk Pasangan Muda

Tips memilih desain rumah minimalis, tersaji banyak dengan berbagai macam pilihan. Anda dapat menyesuaikan lewat beberapa aspek, antara lain selera pribadi, kondisi finansial saat ini, dan lain-lain. Lantas, bagaimana dengan pasangan muda?

Ya, bagi Anda yang baru menjalin hubungan rumah tangga lalu memiliki rumah, tentu segala keputusan harus diambil berdua. Selain urusan finansial, keinginan setiap individu juga berbeda. Tentukan secara bijak, jangan sampai berebutan ya!

Menata rumah berdasarkan preferensi, pasti akan sulit jika tak dibicarakan dengan baik. Terlebih, desain yang Anda kehendaki belum tentu aman berdasarkan jangkauan kocek. Sudah yakin 100 persen? Jika belum, maka perhitungkan banyak hal agar tak salah kaprah.

Bagi pasangan muda, ada banyak hal yang perlu diperhitungkan saat hendak mendesain rumah minimalis. Tak jarang, rujukan gaya tersebut bakal mengikuti sesuai gaya alias kekinian. Ada juga yang memilih untuk tampil vintage ala dekade terdahulu.

Tak sedikit dari Anda serta pasangan yang terburu-buru dalam menentukan gaya hunian, lalu berakhir dengan rasa tidak puas lalu menyesal. Jangan sampai hal ini terjadi pada Anda! Ikuti tips desain interior rumah minimalis untuk pasangan muda, sebagai berikut:

1. Memperhatikan Kondisi Rumah

Sebelum memutuskan desain apa yang cocok, lebih baik perhatikan dahulu kondisi rumah Anda. Itu berarti, Anda harus melihat setiap ruangan, denah, hingga desain apa yang paling cocok untuk diterapkan. Hal tersebut berlaku untuk semua tipe rumah minimalis.

Intinya, lahan terbatas pada rumah minimalis harus mampu menyediakan ruangan yang cukup untuk semua penghuni. Setidaknya, ruangan-ruangan tersebut harus mamput mendukung aktivitas yang hendak dilakukan. Tentu saja, ini menjadi sebuah tantangan tersendiri.

Demi mendapatkan desain rumah minimalis yang memiliki unsur estetika, tentu Anda serta pasangan perlu berusaha. Harus ada keserasian antara ruangan dalam rumah, desain interior dalam tiap-tiap ruangan, serta pikiran Anda berdua.

Bila konsep tersebut minimalis, maka secara otomatis barang-barang yang digunakan juga harus menyesuaikan bentuk rumah. Apabila perabotan memiliki ukuran yang cukup besar, tentu rumah akan tampak penuh dan sesak.

Desain apa yang ingin Anda terapkan? Lantas, apakah ide tersebut sudah sesuai dengan kondisi rumah baik dari segi ruangan maupun denah? Perlu diketahui bahwa rumah minimalis memiliki desain yang beragam, sehingga Anda tidak bisa sembarangan dalam menentukan hal tersebut.

2. Jangan Salah Pilih Furniture

Saat rumah impian sudah di depan mata, biasanya yang terpikir adalah bagaimana Anda dan pasangan bakal menyusun konsepnya nanti. Segala hal akan Anda berdua lakukan agar rumah tersebut menjadi tempat paling nyaman di dunia.

Salah satu cara yang dilakukan adalah membeli beragam perabotan atau furniture rumah. Meski bagus, namun perlu diingat bahwa Anda tidak boleh asal pilih dan ambil segala barang yang diidamkan. Bisa-bisa malah tidak cocok dan menghancurkan konsep awal!

Ketika itu terjadi, bukan tak mungkin kalau rumah minimalis Anda berantakan dari segi konsep desain. Semuanya malah saling bertabrakan dan tidak enak dipandang. Utamakan keselarasan antara desain rumah minimalis dan perabotan di dalamnya.

Selain konsep yang berantakan, cara ini dinilai boros karena Anda abai dalam mementingkan efisiensi penataan desain rumah minimalis dari segi perabotan interior. Anda hanya membeli barang yang ujungnya tidak berguna dan kurang penting.

Intinya, konsep desain rumah minimalis harus disesuaikan berdasarkan banyak perhitungan. Salah satu hal yang krusial dan tak boleh diabaikan adalah pemilihan furniture. Tentukan secara bijak bersama pasangan, diskusikan segala keputusan bersama-sama.

3. Ventilasi Udara dan Cahaya Harus Mumpuni

Terkadang, konsep desain rumah minimalis Anda disusun secara estetis tanpa mengabaikan sjeumlah elemen penting, salah satunya ventilasi udara dan cahaya. Jika hal ini terlupakan, bukan tak mungkin hunian Anda akan sumpek.

Berdasarkan feng shui, rumah yang gelap, minim udara serta kekurangan cahaya dapat mendatangkan energi negatif. Secara logika, kondisi tersebut juga jelek dan dapat mendatangkan keburukan bagi hubungan Anda serta pasangan.

Kadangkala kondisi rumah yang terlalu kecil dan sempit membuat sirkulasi udara tidak berjalan dengan baik. Anda bisa menyiasati hal ini dengan cara meninggikan atap rumah dan memberikan ventilasi pada setiap sudut atas rumah.

Sirkulasi udara yang berjalan dengan baik mampu bikin rumah terasa sejuk dan nyaman untuk dihuni. Jangan pula memberikan ventilasi yang berlebihan karena dapat memudahkan kotoran masuk ke dalam rumah dan dapat dilihat orang dari luar.

Bagaimanapun kondisinya, rumah minimalis Anda harus dirancang sedemikian rupa agar mendukung dari segi ventilasi udara serta cahaya. Sebaik apapun desain yang disusun, semua akan tampak percuma jika Anda mengabaikan elemen yang satu ini. Jangan sampai lengah!

4.  Tentukan Warna yang Pas

Mengapa penting untuk menentukan warna yang pas? Ya, sebab warna mampu menentukan suasana hati dan tema dari desain rumah minimalis Anda. Saat hendak mengaplikasikan gaya vintage atau retro misalnya, warna seperti coklat kayu hingga pastel akan sangat cocok.

Pernah dengar kalau ungu dan merah muda dapat mengeratkan hubunganmu dengan pasangan? Ya, ternyata hal ini benar adanya. Banyak pakar menyebutkan bahwa kedua warna tersebut mampu menciptakan nuansa yang harmonis dan intim.

Buat kamar pribadi, Anda bisa menggunakan cat dinding dengan warna biru karena efeknya mampu memberikan ketenangan. Selain biru, Anda juga dapat mencoba warna hijau yang memberikan efek tentram dan kesan tidak sumpek saat menjelang tidur.

Bagus juga jika Anda dan pasangan telah memikirkan masa depan secara matang, misalnya keberadaan anak. Kuning dan hijau dinilai baik untuk banyak hal, mulai dari mendukung pertumbuhan emosional hingga membuat si Kecil mengantuk.

Selebihnya, Anda boleh menentukan sendiri warna berdasarkan konsep desain rumah minimalis. Gaya-gaya modern masa kini, biasanya cocok dipadukan dengan warna kalem. Sekali lagi, perlu diingat bahwa warna dapat mempengaruhi banyak hal—salah satunya kondisi psikologis.

5. Pikirkan Masa Depan Rumah Anda

Satu hal yang juga penting, Anda dan pasangan harus memikirkan masa depan rumah kelak. Lewat cara tersebut, Anda dapat menentukan pilihan secara bijak dan matang. Hal ini misalnya meliputi rencana untuk mengubah gaya suatu saat nanti.

Besar kemungkinan bahwa seiring berjalannya waktu, keinginan untuk mengubah konsep desain rumah minimalis akan muncul. Misalnya saat ini, Anda berpikir untuk menerapkan desain rumah minimalis ala industrial namun punya opsi terbuka untuk mengubah desain di masa mendatang.

Apalagi, Anda dan pasangan mesti bersiap untuk menambah anggota keluarga suatu saat nanti. Intinya, banyak kemungkinan-kemungkinan yang seolah menuntut diri untuk bersikap fleksibel dengan keadaan. Persiapkanlah segalanya dengan sangat matang.

Biaya renovasi dan beli perabotan ini-itu juga tak murah. Ada baiknya untuk rajiin menabung dan bisa mengatur perputaran uang keluarga. Semoga tips memilih desain rumah minimalis di atas, dapat bermanfaat bagi pasangan muda termasuk Anda!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.