9 Trik Mudah Menghemat Air Bersih Saat Musim Kemarau

cara menghemat air bersih
Air
bersih adalah kebutuhan utama setiap rumah tangga, dan jika kekurangan air
bersih pasti mengakibatkan masalah kebersihan dan kesehatan keluarga. Untuk
itu, kami akan memberikan 9 trik menghemat air bersih, terlebih pada saat
kemarau.
Nah,
pada saat musim kemarau biasanya sering terjadi kekeringan di sejumlah tempat tak
terkecuali ditempat Anda kan? Rasanya ada yang hilang jika rumah kita
kekurangan pasokan air bersih.
Saat
kemarau biasanya pasokan air bersih ikut terhambat sehingga stok air bersih pun
terbatas. Jangan sampai aktivitas mandi-cuci-kakus (MCK) di rumah juga ikut
terhambat ya!!!.
Jika
tidak ingin air bersih terkuras habis, alangkah baiknya mulai saat ini kita
wajib menghemat pemakaian air bersih. Jika tidak dilakukan sekarang, trus kapan
mau hemat air? Tunggu musim kemarau tiba?
Untuk
mengatasi masalah ini, berikut ada 9 cara menghemat air bersih agar Anda tidak
kekurangan air saat musim kemarau.

1. Efektifkan
Penggunaan Keran Air

Langkah
terbaik adalah mematikan keran air pada saat Anda tidak menggunakan air yang
mengalir. Biasanya ini terjadi saat Anda menggosok gigi ataupun sedang keramas.
Dengan
mematikan keran air, Anda bisa menghemat penggunaan air bersih hingga 6 liter setiap
menitnya, dengan asumsi air terus menerus mengalir.

2.
Gunakan Wadah Penampungan Air yang Sesuai

Menyiapkan wadah penampungan air dapat
membantu Anda menghemat air saat membilas toilet. Menggunakan sistem penyiraman
toilet yang membutuhkan air yang cukup besar.
Jika hal ini dilakukan, Anda bisa
menghemat air hingga 3 liter setiap kali membilas toilet.

3. Mandilah
dengan Efektif

Bagi
Anda yang memiliki kebiasaan mandi terlalu lama, mulai saat ini hindarilah
kebiasaan itu. Saat Anda mandi kurang dari 5 menit bahkan Anda bisa menghemat
air sebanyak 6 hingga 25 liter.

4. Membilas
Cucian Secara Efisien

Saat
mencuci menggunakan mesin cuci, sebaiknya Anda langsung memenuhinya dengan air
maksimal. Hal ini bertujuan menghindari pengulangan aktivitas membilas cucian.

5. Meminimalisir
Keran Bocor

Keran
bocor akan meneteskan air terus menerus, untuk itu segera lakukan perbaikan
untuk menghindari kebocoran yang semakin parah.
Air
yang menetes lewat keran bocor bisa membuang air secara percuma hingga 10 liter
perhari. Baca juga: Cara
Membersihkan Peralatan Dapur
.

6. Membuat
Penampungan Air Hujan

Saat musim hujan, sebaiknya
tampung air pada penampungan seperti tong atau bak air. Pada saat mencuci motor
& mobil atau menyiram tanaman, Anda bisa manfaatkan air hujan yang
ditampung tadi.

7. Gunakan
Pot Penyiram

Pada
saat menyiram tumbuhan atau bunga, alangkah baiknya gunakan pot penyiraman agar
lebih efesien dalam pemakaian air. Perlu diingat bahwa saat Anda menyiram
tanaman langsung dengan selang, penggunaan air semakin boros.

8. Memasang
Alat Meteran Air

Memasang
meteran air adalah langkah tepat untuk mengontrol pemakaian air bersih dirumah
Anda. Saat Anda melihat meterannya maka dengan sendirinya Anda akan menggunakan
air secara maksimal.

9. Gunakan
Perabot Smart Sistem 

Perabot
rumah tangga yang Anda gunakan juga bisa membantu Anda dalam menghemat air. Saat
Anda membeli perabot baru pilihlah perabot yang dilengkapi dengan teknologi
hemat air.

 

Berikut
beberapa perabot rumah yang bisa menolong Anda: Shower hemat air, mesin cuci
yang membutuhkan sedikit air untuk mencuci atau kloset yang menggunakan sistem
penyiraman ganda (besar dan kecil).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *