5 Cara Menciptakan Rumah Hemat Energi dalam 60 Detik

5 Cara Menciptakan Rumah Hemat Energi
Kampanye
tentang go green untuk hidup yang sehat dan hijau telah memasuki babak utama. Sehingga
hal ini berdampak pada pola makan organik, tempat kerja hemat energi dan tentu
saja rumah yang hemat energi.
Jika
Anda berpikir untuk lebih hemat energi, tak perlu membuang waktu jauh jauh dan
berpikir yang super kompleks. Sebaliknya Anda bisa menciptakan rumah hemat
energi mulai saat ini juga.
Berikut
ini ada 5 cara menciptakan rumah hemat energi untuk lebih berkelanjutan. Anda bisa
aplikasikan sebagai solusi sederhana yang dimulai dari diri sendiri yaitu di
rumah.

Sistem Berkelanjutan di Rumah

Mendengarnya,
mungkin Anda langsung terpikir untuk skala yang besar seperti menggunakan
energi surya dengan memasang panel surya di rumah.
Anda
bisa memulai dari skala yang lebih kecil yaitu memilih shower dengan aliran
rendah, peralatan yang hemat energi serta lebih efektif dalam pemakaian energi.
Beberapa
orang termasuk saya begitu khawatir tentang penggunaan sistem berkelanjutan. Sesungguhnya
sistem ini mampu menghemat keuangan untuk jangka panjang, sehingga perlu di
pertimbangkan baik baik.
Bahkan,
sebuah studi terbaru dari Pacific Northwest National Laboratory mengungkap
fakta mengejutkan. Secara ekonomis, struktur ramah lingkungan lebih hemat 15
persen biaya utilitas dibanding sistem yang dibangun secara konvensional.

Pola Pikir Milimalis

Beberapa
waktu terakhir, sejumlah orang mulai fokus pada ektetika yang sangat minimalis.
Pola pikir minimalis lebih mengedepankan fungsi/manfaat dan menaruhnya di garis
depan.
Saat
Anda melihat kamar tidur, mulailah untuk melakukan evaluasi yaitu memungsikan
ruangan berdasarkan tujuannya. Baca: 4
Inspirasi Warna Kamar Tidur Minimalis
.
Perabot
yang menjadi cerminan style Anda biarkan tetap di kamar, dan untuk item yang
kurang berfungsi segera di singkirkan. Caranya bisa menjual di toko barang
bekas atau memberikannya kepada kerabat yang sangat memerlukan.

Berpikir untuk Mendaur Ulang (Recycle)

Sebelum
memutuskan untuk memusnahkan suatu barang, coba pertimbangkan kembali untuk
menggunakannya dengan cara baru. Inilah salah satu kunci go green yaitu mendaur
ulang.
Hal
yang sederhana seperti menggeser hiasan dari satu kamar ke kamar lain. Atau yang
lebih kompleks, menggunakan barang dengan cara baru seperti menjadikan lemari
tua sebagai meja. Saat Anda melakikan ini itu tandannya Anda sudah melakukan
proyek DIY (do it yourself).
Yang
terpenting adalah keyakinan Anda untuk mengambil keputusan untuk menggunakan
kembali suatu barang dengan cara berbeda.

Memilih Bahan yang Alami

Saat
Anda harus membeli perabot baru sebagai bagian dari desain interior, pilihlah
perabot dengna bahan alami.
Dengan
begitu, Anda berarti memilih elemen desain yang memiliki sumber daya
terbarukan. Sebagai contoh perabot berbahan kayu, meja mamer dan lainnya.
Memilih
perabot berbahan alami adalah cara cerdas dalam memilih perabot. Selain saat
ini sedang populer, bahan tersebut tidak kehilangan daya tariknya serta makin stylis.
Jika
Anda ingin mendapatkan perabot yang kualitasnya super premium, alangkah baiknya
mempertimbangkan untuk membeli dari vendor yang tepat yang di produksi secara
masal.

Masukan Nuansa Alam ke Dalam Rumah

Jika
Anda bicara tentang hidup yang lebih hijau, tentu tidak akan pernah lepas dari
suasana alam nan hijau. Untuk itu segera masukan nuansa alam ke dalam ruangan.
Keadaan
paling ideal adalah memasukan unsur alam ke dalam ruangan serta mengembangkan
ruang terbuka hijau.
Pencahayaan
yang alami bisa Anda peroleh dari sebuah jendela. Investasi lain adalah dengan
memasang pintu geser dari bahan kaca yang cukup besar, lalu biarkan udara
mengalir dari luar ke dalam ruangan.

 

Cara
cerdas lain yaitu membuat taman di halaman depan dan menaruh tumbuhan hijau di
teras.
Nah, itulah 5 cara cerdas menciptakan rumah hemat energi, jadi tunggu apalagi mulailah dari diri sendiri dan mulailah saat ini juga agar keberlangsungan dunia hijau tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *