10 Kiat Praktis Menata Rumah Bersama Keluarga Tercinta Diakhir Pekan

10 Trik Cara Menata Rumah Bersama Keluarga untuk Ciptakan Hunian yang Nyaman
Artikel
ini akan memuat 10 cara menata
rumah
yang mudah-mudahan inspiratif bagi pembaca setia
JualRumahPontianak.com. Sebelumnya saya juga sudah memposting tentang tips
membuat desain eksterior rumah
, mudah-mudahan semuanya dapat membantu.
Nah,
sebelum melakukan eksekusi penataan rumah tinggal Anda ada baiknya lakukan diskusi
bersama keluarga terlebih dahulu. Hal ini penting untuk menyatukan persepsi
perihal desain, biaya, dan pembagian kerja.
Memang
banyak tantangan saat Anda akan menata ulang rumah sendiri bersama keluarga.
Terlebih jika waktu yang anda miliki hanya di akhir pekan. Bukan Cuma itu saja,
kurang pengalaman serta minimnya ide juga bisa menjadi hambatan.
Akan
tetapi semua kekurangan tersebut hendaknya tidak membuat Anda mundur. Ingatlah
bahwa menata ulang rumah pada akhir pekan juga merupakan sebuah rekreasi yang
menyenangkan sekaligus menyehatkan.
Aktivitas
yang penuh kegembiraan dan gotong-royong antar anggota keluarga. Ditambah lagi
hal ini semakin mengakrabkan Anda sekeluarga. Bonusnya, ruangan lama menjadi baru,
tampilan makin asik dan suasana rumah jadi lebih nyaman ditinggali.
Supaya
kegiatan penataan rumah yang diimpikan berjalan lancar, kuncinya hanya dua,
yaitu rencana matang dan koordinasi di lapangan. Agar rencana Anda berjalan
lancar, berikut 10 cara
menata rumah
bersama keluarga tercinta diakhir pekan.

1. Pilih
Konsepnya

Konsep yang dimaksudkan disini meliputi tema
ruangan yang Anda dan keluarga inginkan. Fungsi apa saja yang ingin diwadahi?
Bagaimana pola interaksi serta suasana yang ingin dibangun?
Konsep
yang telah Anda pilih ini nantinya berguna sebagai panduan yang meliputi pekerjaan
yang akan dilakukan, material yang ingin dibeli, sampai pada elemen dekorasi
ruangan.

2. Cari Sumber Referensi

Untuk memudahkan Anda dalam mendapatkan desain yang
sesuai tema, cari referensi melalui buku, majalah, serta internet. Setelah ketemu,
tandai desain yang Anda pilih sebagai panduan dalam proses menata ulang rumah.
Untuk
memastikan desain dan gambar cocok dengan keadaan rumah Anda, tidak ada
salahnya jika Anda berkonsultasi pada arsitek atau desainer terlebih dahulu.

3. Membuat Rencana Anggaran Tambahan

Sebelum melakukan penataan rumah, sebaiknya
ketahui pula plafon dana yang Anda miliki. Jangan abaikan pula untuk menambah
anggaran biaya tak terduga, sekitar 10 persen-20 persen dari total anggaran yang
ditetapkan.
Anggaran tambahan menjadi sangat penting
mengingat ragam elemen interior serta eksterior yang Anda rencanakan tidak
melebihi batas anggaran yang Anda miliki.

4. Bikin
List Barang yang Akan Dibeli

Langkah selanjutnya setelah Anda menentukan tema
dan anggaran biaya, saatnya Anda melakukan listing terhadap barang yang akan
dibeli. Tentukan skala prioritas dengan jelas dan utamakan barang-barang krusial
yang dapat menyulap suasana ruangan dalam sekejap.
Apabila
harga barang terlanjut mengalami kenaikan, sesuaikan antara furnitur atau
elemen dekorasi dengan burget yang Anda miliki.

5. Buat Daftar Pekerjaan yang Lebih Rinci

Pada saat Anda akan melakukan penataan ulang
terhadap rumah, sekali lagi buat list pekerjaan yang mesti dikerjakan. Tuliskan
secara detil daftar pekerjaan disertai keterangan material dan peralatan yang
dibutuhkan. Hal ini bertujuan untuk memperlancar
proses renovasi serta mempermudah Anda dalam membuat anggaran yang biasanya
dianggarkan untuk setiap jenis pekerjaan.

6. Tentukan Pelaksana Proyek

Rencana telah dibuat, anggaran sudah disusun, saatnya
Anda menentukan pelaksananya. Buatlah pembagian tugas sesuai kapabilitas dan
minat, mulai dari yang berat serahkan sama ayah, bagian dekorasi serahin sama
bunda dan anak, khusus pekerjaan yang membutuhkan keahlian serahin sama pak tukang.
Supaya lebih teratur dalam proses pelaksanaan, tunjuklah salah satu pimpinan proyek yang bertanggung jawab dalam memantau garis besar pekerjaan.

7. Pilih Tukang Secara Cermat

Untuk menata rumah hunian Anda, pilih “tukang
junior” untuk pekerjaan yang tidak krusial, agar biaya dapat ditekan. Untuk
pekerjaan membutuhkan ketrampilan dan ketelitian tinggi, andalkan tukang
berpengalaman.
Dalam hal ini Anda harus cermat dalam memilih tukang, jangan
sampai ongkos tukang jadi tinggi sehingga memboroskan biaya.

8. Manajemen Waktu Pengerjaan

Untuk hasil yang lebih efektif dan efisien, Anda perlu
buat manajemen waktu pengerjaan. Jika perlu konsultasikan dengan kontraktor
atau tukang sehingga Anda bisa memperkirakan waktu penyelesaian pekerjaan.
Untuk langkah antisipasi, tentukan tenggang waktu
kemunduran proses pengerjaan. Yang perlu diingat bahwa tenggat waktu ini jangan
sampai menjadikan semangat kendur dalam menyelesaikan pekerjaan secara tepat
waktu.

9. Rincian Penggunaan Dana

Meskipun dikerjakan sendiri, ada baiknya Anda mengalokasikan
dana secara lebih detail. Berdasarkan total dana yang telah dianggarkan, buatlah
perincian ke dalam bagian-bagian pekerjaan agar memudahkan Anda dalam urusan
belanja.
Dari situlah Anda nantinya bisa diketahui jumlah dana
yang melebihi anggaran, sesuai anggatan, atau bahkan kurang dari anggatan yang dapat
disimpan. Detail alokasi dana nantinya berfungsi sebagai “alarm”
pengeluaran Anda.

10. Luangkan Waktu untuk Membeli Material

Catat semua jenis peralatan serta material apa saja
yang belum Anda punya, kemudian luangkan waktu untuk berbelanja. Untuk menghemat
waktu belanja, sebaiknya pembelian material dilakukan di sentra bahan bangunan.
Jika Anda ingin memilih dan mendapatkan material
sesuai selera dan anggaran Anda, kunjungilah minimal 3 toko material sebagai
pembanding harga dan kualitas barang.
Itulah 10 Cara Menata Rumah yang bisa Anda
lakukan bersama keluarga diakhir pekan. Selain bisa menyulap hunian, Anda juga sekaligus
melakukan rekreasi dan berolahraga bersama dirumah.

 

Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *